With My Love, Ini Cara Ibu Memberikan Kenyamanan Sepanjang Waktu Kepada Keluarga
Daftar Isi
“walau mustahil menjadi ibu yang sempurna, seorang ibu akan tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anak dan suaminya”
“Spreinya ganti!, ayah merasa gerah tidur disini, nada ketusnya”. Aku yang baru saja mengganti sprei sore itu harus mencopot lagi sarung bantal, guling dan sprei yang tertata cantik di kamar. Suami bilang tidak cocok. hmm.
Hanya perkara sprei saja bisa jadi perkara besar jika tak segera ditindak lanjuti. Dengan penuh keikhlasan, aku menjalankan perintah suami segera.
Untungnya, sprei yang aku pasang tadi hadiah dari teman, batinku. Andai jika itu aku beli sendiri. Perasaanku jauh berbeda.
Berbicara soal sprei, menjadi hal penting yang harus diperhatikan bagi seorang ibu. Aku sih sepakat tentang hal itu. Pasalnya, bukan hanya kenyamanan suami yang menjadi prioritas.
Bisa tidur nyenyak, nyaman dan merasa betah di atas kasur harus diupayakan agar waktu istirahat tercapai dengan optimal .
Anak-anak juga demikian. Apalagi si kecil yang suka loncat-loncat di atas kasur tanpa memandang jelek atau tidaknya sprei. Justru, jika spreinya cantik dan menarik, si kecil tambah lama bermain di kamar tidur
Perlunya Mengganti Sprei Untuk Menjaga Kesehatan Kulit
Idealnya, mengganti sprei itu seminggu sekali. Paling maksimal, dua minggu. Beberapa penelitian yang aku baca, menyatakan demikian.Jika dipikir-pikir pakai logika, sangat benar. Kesehatan keluarga, dimulai dari kebersihan kamar. Ini juga menjadi kunci kenyamanan keluarga. Jika kamar bersih termasuk sprei yang rutin diganti, bakteri maupun tungau akan pergi.
Kebetulan, kami dari keluarga berkulit sensitif. Jika ada hal yang memicu kulit memerah dan gatal, kali pertama yang aku cek adalah kebersihan kamar dan seisi rumah.
Prinsipku, lebih baik mencegah ketimbang mengobati. Karena pergi ke dokter kulit spesialis juga butuh duit banyak gaes.
Berbicara kesehatan kulit, jadi teringat penyakit scabies yang diderita muridku, sebut saja si X.
Aku melakukan kunjungan rumah karena si X sering beralasan tidak masuk sekolah. Setelah bertemu dengan orang tuanya di rumah, ternyata salah satu alasan yang membuat X malu dan enggan sekolah karena penyakit gatal yang dideritanya.
Tangan dan kakinya seperti ada bekas luka akibat digaruk kuat. Akupun menangkap langsung gerakan tangannya menggaruk anggota tubuhnya saat berhadapan langsung. Semacam ada rasa gatal yang tak tertahankan.
Karena ponakan waktu ke rumah juga pernah mengalami sakit itu, aku langsung teringat jika itu penyakit scabies. Ngobrol panjang kali lebar, kendala yang dialami murid sama persis yang dialami keponakan.
Yang intinya adalah, kebersihan tempat tidur menjadi kunci, apakah menjadi ruang berkembang para tungau atau tidaknya.
Penyakit gatal yang disebabkan oleh tungau ini disebut scabies. Baca dari referensi ilmiah di situs resmi kesehatan, scabies ini cepat menjalar. Adanya tungau bernama sarcoptes scabies yang masuk ke pori-pori kulit secara mendalam.
Tungau itu akan membentuk lubangan di kulit. Menyebabkan rasa gatal tak tertahankan. Ketika di garuk, akan menambah perkembangan dan semakin banyak.
Jadi, semacam membentuk siklus perkembang biakan karena para tungau bertelur. Jika tidak diobati, akan menjalar ke anggota tubuh lain dan bisa menjadi penyakit kronis. Ngeri ya guys.
Sedihnya, jika satu anggota keluarga terkena scabies, bisa saja menularkan ke anggota yang lainnya. Pasalnya, pijakan kaki penderita scabies dan benda yang disentuhnya, rawan terjadi perkembang biakan para tungau.
Kebayang nggak, jika itu terjadi pada si kecil ?
Pentingnya Mengganti Sprei Untuk Kenyamanan
Untuk mencegah kejadian itu, mengganti sprei secara rutin menjadi solusi mudah yang bisa diupayakan oleh siapa saja.Ditambah dengan, menjemur secara rutin agar terkena sinar matahari langsung. Selain bersih, kenyamanan menjadi bonus yang menyehatkan.
Yang menjadi tanda orang rumah pada suka itu, respon anak dan suami. Kalau suami tidak protes terkait pernak pernik kamar, itu artinya beliau setuju.
Si kecil akan mengekspresikan rasa senangnya saat sprei yang terpasang memberikan kelembutan. Biasanya ditandai aktivitas guling-guling dan loncat-loncat di kasur sambil memuji. “Ibu aku jatuh cinta dengan spreinya”.
Menangkap momen itu, rasanya aku ikut senang dan bahagia. Meski ini merupakan hal kecil. Bagiku, bisa memberikan kenyamanan bagi keluarga dirumah menjadi hal berharga yang sangat berarti.
Ringankan Harimu, Dengan Bedcover Hawaii By My Love
Jika ditanya, sprei dengan bahan dan kualitas yang gimana ? aku akan menyampaikannya disini. Belajar dari komen suami, yang ada dalam benak pikiranku, ya gimana mengupayakan punya koleksi sprei yang cocok dan nyaman buat keluarga.Minimal, pantas di lihat lah jika ada keluarga yang menginap. Tampilan sprei memancarkan kenyamanan untuk tidur.
Bahan Ringan
Aku tipe yang tidak mau ribet kalau nyuci. Karena nyucinya manual alias pakai tangan, sprei dengan bahan ringan pasti menjadi idolaku. Memudahkanku saat memeras dan mengeringkannya.Beda perlakuan jika yang kotor adalah bed cover. Aku pasrahkan pada mesin cuci. Hehehe. Pasalnya, kalau nyuci, aku pasti mengklasifikasikan sesuai warnanya. Biar warna baju dan termasuk sprei terawat dengan baik.
Salah satu koleksi sprei dan bedcover yang ada dirumah, aku percayakan pada sprei Hawaii by my love. Bahannya ringan dan lembut. Bahan materialnya 100% microtex sehingga jadi sprei yang lembut untuk temani istirahat.
Pilihan Warna Cocok Segala Usia
Salah satu alasan ini yang tidak bisa gantikan. Aku dan suami seleranya berbeda, apalagi anak. Namun, karena my love menyediakan berbagai pilihan warna. Tidak perlu bingung-bingung saat mau menentukan pilihan. Sprei dan bedcover mana yang cocok untuk segala usia.Baik dewasa, remaja dan anak-anak dapat semua. Seperti salah satu koleksiku dirumah, seperti yang ada di foto ya. Cakep kan ? Selain itu nyaman untuk dipandang mata
Motifnya juga bervariasi, dan pasti 2 in 1. Bisa bolak balik tapi tidak mengurangi kenyamanan untuk dipandang mata.
Harga Terjangkau
Kondisi ekonomi yang serba tidak menentu. Apalagi dengan penghasilan yang tidaklah banyak. Sebagai ibu bekerja, memilih barang yang harganya ramah di kantong, menjadi solusi yang sering aku terapkan di kehidupan rumah tangga.Kesimpulan
Ibu adalah pemegang kendali semuanya. Memberikan kenyamanan sepanjang waktu kepada keluarga adalah pilihan.Sebagai ibu, aku mempercayakan pada sprei Hawaii by My Love dalam memberikan sentuhan kelembutan melalui sprei anti kusut, warna menarik serta nyaman untuk mendapatkan kualitas tidur yang menenangkan. Anak betah, suami juga senang.
Oh iya sprei hawaii ini masih satu ”sodara” dengan sprei my love yang legendaris itu. Tempat produksi sprei hawaii juga masih satu tempat dengan sprei my love loh.
Yuk, ringankan harimu dengan Hawaii By my love. Ini juga bisa dijadikan hadiah pernikahan, tanda kasih kepada teman, saudara atau kerabat terdekat.
Solusinya memang harus ganti seprai baru dan semua peralatan yang digunakan sampai ke gorden di rendam dulu dengan.air panas saat dicuci.
Kalau seprai mylove itu yang paling saya suka adalah motifnya sama rasanya lebih adem aja pas ditidurin
BTW, My Love ini memang motif2 spreinya cantik2 deh. Saya suka yang gambar2 dengan warna alam begitu. Adem keliatannya.
Bahan sprei yang lembut di kulit juga menentukan, dan semuanya terpenuhi memang kalau menggunakan sprei My Love. Ternyata produk Hawaii By My Love boleh banget untuk pilihan ganti yg sudah ada.
Gara-gara pindah pindah rumah, sprei lama gak matching lagi
Dan rasanya gak nyaman
Masa spreinya batik tapi bantal gulingnya kotak-kotak :D